BANGKINANG, REKAM JEJAK POST.COM – Kesedihan masih terlintas bagi para pemilik kios di pasar Kuok Kampar . Disaat kondisi perekonomian mengalami gejolak pasca virus Corona , kini para pemilik kios harus diperhadapkan dengan luka yang sangat menyedihkan .
Berawal dari sijago merah melalap puluhan kios mereka yang berada di Pasar Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau terbakar, Jumat (22/1/2021). Sampai saat ini Polisi sedang menyelidiki penyebab kebakaran puluhan kios-kois pedagang .
Kebakaran itu terjadi pada hari Jumat (22/1/2021) pagi, sekitar pukul 04.30 WIB. Awalnya seorang pemilik kios yang bernama Jasri, tiba-tiba terbangun dari tidurnya karena asap sudah memenuhi rumahnya, selain itu, teriakan-teriakan juga terdengar dari luar rumah.
Setelah Jasri keluar rumah, ternyata kios-kios di sekitar tempat tinggalnya sudah dalam kondisi terbakar. Jasri bersama warga sekitar, sempat berusaha memadamkan api secara manual, namun upaya tersebut sia-sia karena api sudah tidak dapat dijinakkan lagi.
Salah satu warga sekitar langsung menghubungi petugas Damkar , tak lama kemudian mobil pemadam kebakaran, dan aparat kepolisian dari Polsek Bangkinang Barat, untuk memadamkan api.
Setelah berjibaku selama kurang lebih 1 jam, akhirnya api dapat dipadamkan. Setelah api padam aparat kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan membantu warga sekitar yang terkena dampak kebakaran itu.
“Akibat kebakaran itu, 11 unit kios permanen dan 15 unit kios semi permanen terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,” terang Kapolsek Bangkinang Barat, Ipda Yulanda Alvaleri, Jumat Siang.
Hingga saat ini aparat kepolisian sudah mendata dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran di Pasar Kuok.
Salah satu pemilik kios yang berhasil ditemui awak media menuturkan kesedihannya ‘ kita semua pemilik kios yang ada disini merasa bersedih akibat insiden ini , berbicara tentang kerugian yang kami alami saat memang sangat menyayat hati , apa lagi kondisi perekonomian saat ini sangat memprihatinkan , ditambah lagi dengan musibah yang kami alami memang sangat menyedihkan , ucapnya .
” Kami berharap kedepannya kepada pemerintah kabupaten Kampar agar dapat memberikan perhatiannya kepada kami , berharap Pemkab dapat membantu kami dan membangun kembali pasar tersebut , tegasnya .












