Aset Mewah Riza Chalid Kembali Disorot Buntut Dua Kargo Minyak Hindari Perairan RI

9
Share artikel ini

REKAMJEJAKPOST.COM JAKARTA – Insiden berbalik arahnya dua kapal kargo minyak mentah pesanan PT Pertamina dari perairan Indonesia kembali memunculkan nama buronan Mohammad Riza Chalid. Dua kapal raksasa berjenis Very Large Crude Carrier (VLCC) asal Singapura tersebut memutar haluan secara mendadak meskipun kontrak pembelian telah diteken sebelumnya.

Keputusan putar balik itu diduga kuat akibat campur tangan Riza Chalid yang khawatir kapalnya akan disita sebagai barang bukti dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah. Polemik perairan ini langsung mendapat atensi khusus dari Presiden Prabowo Subianto dan menjadi pembahasan utama dalam rapat terbatas di Istana Jakarta, Jumat (13/3/2026).

 

Dinamika perkara berlanjut tatkala Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, Jumat (27/3/2026). Hubungan Anwar Ibrahim dengan buronan tersebut diketahui cukup dekat dan pernah diakui secara terbuka di hadapan para pemimpin redaksi media di Jakarta, Juli 2025.

Anwar Ibrahim sebelumnya juga memperkenalkan Riza Chalid kepada Sultan Kedah, Sallehuddin Sultan Badlishah, Minggu (2/10/2022). Momen pertemuan tersebut sempat dipublikasikan melalui akun Instagram Kedah Royal Family tanpa rincian pembahasan. Terkait dinamika terbaru, pihak Istana belum memberikan konfirmasi mengenai dugaan pembahasan status hukum Riza dalam pertemuan bilateral antara Prabowo dan Anwar.

 

 

Menyusul kehebohan kapal tanker tersebut, deretan aset mewah milik Riza Chalid yang telah disita oleh Kejaksaan Agung kembali menjadi pusat perhatian publik.

Aset pertama yang diamankan aparat berada di kawasan elite Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Berdasarkan informasi yang dikutip dari Inilah.com, Minggu (5/4/2026), rumah mewah di Jalan Hang Lekir XI Blok H/2 atas nama Kanesa Ilona Riza itu tampak lengang. Properti ini dijaga ketat oleh seorang sekuriti, dengan sebuah minibus abu-abu terparkir di garasi yang terawat, serta papan penyitaan yang masih terpasang tegak di depan bangunan.

Penyitaan kedua menyasar kawasan properti mewah di Rancamaya Golf Estate, Bogor. Kejaksaan Agung telah menguasai lahan seluas 6.500 meter persegi yang terbagi dalam tiga sertifikat berukuran 2.591 meter persegi, 1.956 meter persegi, dan 2.023 meter persegi. Di atas lahan eksklusif tersebut berdiri sebuah bangunan megah tiga lantai yang dilengkapi dengan taman luas serta kolam renang.

Langkah penyitaan berikutnya berujung pada penahanan sembilan unit mobil mewah yang kepemilikannya sengaja disamarkan. Empat kendaraan diamankan dari sejumlah titik di Bekasi, Rabu (13/8/2025), meliputi satu unit BMW 528 putih, satu unit Toyota Rush, dan dua unit Mitsubishi Pajero Sport.

Sementara lima mobil tanpa pelat nomor lainnya disita dari pihak terafiliasi bernama Irawan Prakoso di Tegal Parang, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2025). Koleksi ini terdiri dari satu unit Toyota Alphard, satu unit Mini Cooper, dan tiga unit sedan Mercy.

Kejaksaan Agung juga membidik aset fasilitas penyulingan kilang minyak milik PT Orbit Terminal Merak (OTM). Fasilitas industri strategis tersebut diketahui terhubung langsung dengan putra sang buronan, Muhammad Kerry Ardianto Riza, yang kini juga berstatus sebagai tersangka dalam pusaran kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina.

Print Friendly, PDF & Email

Share artikel ini