Korban H4nyut Ditemukan Meninggal Dunia Malam Hari

19
Share artikel ini

REKAMJEJAKPOST.COM Medan – Seorang pelajar yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Lae Sembelin akhirnya ditemukan setelah tiga hari pencarian. Korban ditemukan pada Selasa (10/3) malam di wilayah Desa Bakal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi.

Kapolsek Parongil, Iptu Juni Putra Karosekali, menyampaikan bahwa jasad korban ditemukan di bawah jembatan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Pihak kepolisian menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut kepada keluarga korban.

Menurutnya, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Karena kondisi jasad sudah mulai membengkak akibat terlalu lama berada di air, proses pemakaman dilakukan segera setelah jenazah diterima keluarga.

Korban selanjutnya dimakamkan secara Kristiani oleh pihak keluarga di kampung halamannya.

Kepala Desa Bakal Gajah, Humitar Sitorus, menjelaskan bahwa proses pencarian korban melibatkan banyak pihak dan diikuti ratusan orang. Tim pencari terdiri dari petugas Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa setempat.

Selain itu, masyarakat dari Kecamatan Silima Pungga-Pungga dan Siempat Nempu juga turut membantu pencarian. Warga dari kedua wilayah tersebut bersama-sama menyusuri aliran sungai karena hubungan sosial antar masyarakat di daerah tersebut cukup erat.

Humitar juga menyampaikan bahwa korban merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Ia masih duduk di bangku sekolah dasar kelas lima. Sementara adik bungsunya diketahui masih berusia sekitar lima tahun.

Korban merupakan putra dari pasangan suami istri Swandi Sinaga dan boru Sitorus yang tinggal di wilayah tersebut. Kepergian korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat sekitar yang ikut terlibat dalam proses pencarian.

Print Friendly, PDF & Email

Share artikel ini