REKAMJEJAKPOST.COM TELUKKUANTAN– Waktu bermain sekelompok anak di tepi Sungai Batang Kuantan berujung pilu. Seorang bocah laki-laki berusia empat tahun, Rayen, dikabarkan hilang dan diduga kuat terjatuh ke dalam aliran sungai di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (3/4/2026).
Petaka ini bermula ketika Rayen menghabiskan waktu sore bersama teman-temannya di bantaran sungai. Menjelang pukul 16.00, teman-temannya memutuskan untuk menyudahi permainan dan pulang ke rumah. Namun, korban enggan beranjak dan memilih tetap tinggal sendirian di pinggiran sungai.
Kecemasan mulai menyelimuti keluarga saat hari semakin larut dan Rayen tak kunjung kembali. Pencarian menyusuri tepian sungai segera dilakukan oleh orang tua korban. Harapan untuk menemukan bocah tersebut perlahan meredup ketika mereka hanya mendapati sepasang sandal dan alat bermain milik Rayen yang tergeletak pasrah di tepi Sungai Kuantan.
“Telah terjadi kondisi membahayakan manusia, satu orang hilang diduga jatuh ke Sungai Batang Kuantan di titik koordinat 0°31’15″S 101°54’22″E,” ujar Anggota BPBD Kuansing, Boy, saat meneruskan laporan tersebut ke Kantor SAR Pekanbaru.
Merespons laporan yang diterima Jumat (3/4/2026) malam, enam personel rescuer dari Kantor SAR Pekanbaru langsung diberangkatkan menuju lokasi. Menempuh jarak sekitar 120 kilometer, tim penyelamat tiba di lokasi kejadian Sabtu (4/4/2026) pagi dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR yang sudah berada di lapangan.
Operasi pencarian hari kedua difokuskan pada penyisiran aliran sungai. Mulai pukul 07.00, tim SAR gabungan bergerak menyusuri air sejauh tiga kilometer ke arah hilir dari titik awal hilangnya korban.
“Apabila korban ditemukan akan dibawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Tim SAR gabungan juga mengingatkan masyarakat sekitar yang berpartisipasi dalam pencarian agar tetap memperhatikan keselamatan diri mengingat kondisi sekitar sungai yang bisa membahayakan.












