REKAMJEJAKPOST.COM PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau memberikan penghargaan kepada sembilan kabupaten/kota berprestasi dalam capaian Universal Health Coverage (UHC). Penghargaan diserahkan dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di Kantor Gubernur Riau, Senin (17/11/2025).
Kabupaten Kepulauan Meranti mencatatkan diri sebagai daerah dengan capaian tertinggi, dengan kepesertaan 103,44 persen dan keaktifan 98,44 persen. Kota Pekanbaru menyusul di posisi kedua dengan kepesertaan 100,76 persen dan keaktifan 83,15 persen.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang juga menerima penghargaan capaian UHC tingkat provinsi, menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas layanan kesehatan. “Alhamdulillah tadi kita berikan penghargaan kepada kabupaten kota. Saya mengucapkan terima kasih kepada kita semua yang jadikan kesehatan di Riau tetap terjaga,” ujarnya.
Capaian UHC Riau per 1 November 2025 menunjukkan angka positif dengan cakupan kepesertaan 99,68 persen dan tingkat keaktifan 83,17 persen. Selain Meranti dan Pekanbaru, tujuh daerah lain yang menerima penghargaan adalah Kampar (100,44% kepesertaan), Pelalawan (99,53%), Siak (98,87%), Kuantan Singingi (98,80%), Bengkalis (98,65%), Dumai (98,55%), dan Rokan Hilir (98,21%).
Plt Gubernur mengakui belum semua daerah di Riau mampu menerima penghargaan akibat kendala keuangan. Namun ia berjanji terus mendorong pemenuhan kewajiban mandatory, mulai dari penyediaan anggaran hingga aspek pendukung lainnya.
“Butuh kerja sama pemerintah provinsi dan kabupaten kota, apa harapan ke depannya sama-sama bisa diselesaikan,” tutup SF Hariyanto.
Sebelumnya, Universal Health Coverage (UHC) di Provinsi Riau mencapai 99,02 persen. Capaian UHC 99,02 persen tersebut setelah Gubernur Riau saat itu Abdul Wahid, menambah kuota sebanyak 234.403 persen. Dimana target UHC secara nasional 98 persen, dan Riau dalam dua tahun terakhir belum mencapai UHC.
“Komitmen Bapak Gubernur meningkatkan layanan kesehatan, dengan peningkatan kuota sebanyak 234.403 peserta. Sehingga per 1 Oktober kita Riau memperoleh UHC dengan persentase 99,02 persen,” terang Kepala Dinas Kesehatan Riau saat itu masih diisi oleh Widodo sebagai Plt, Rabu (15/10/2025).
Widodo mengatakan dua tahun terakhir ini Provinsi Riau tak tercapai UHC nya karena persentasenya masih di bawah 98 persen. Karena jika masih di bawah angka itu tidak masuk UHC, target pemerintah UHC harus 98 persen.












