Pascasarjana Hadir di Meranti, Akses Pendidikan Tinggi Kini Tak Lagi Jauh

8
Share artikel ini

REKAMJEJAKPOST.COM SELATPANJANG – Akses pendidikan tinggi di Kepulauan Meranti mulai memasuki babak baru. Program pascasarjana kini hadir langsung di daerah, membuka peluang bagi aparatur dan masyarakat untuk melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan kampung halaman.

Langkah ini ditandai dengan pembukaan Sosialisasi Penyelenggaraan Program Pendidikan Pascasarjana Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) oleh Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, di Gedung Kuning Kantor Bupati, Senin (6/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Pascasarjana UMRAH, Prof Dr. Rumzi Samin, MSi beserta jajaran, para asisten, staf ahli, kepala OPD, ASN, akademisi STKIP Meranti, tokoh adat, hingga unsur Forkopimda, termasuk perwakilan Polres Kepulauan Meranti.

Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan UMRAH dalam menghadirkan program pendidikan pascasarjana di daerah.

“Ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan. Kami menyambut baik kehadiran program ini sebagai bagian dari pembangunan yang berfokus pada peningkatan kapasitas manusia,” ujar Asmar.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak lagi bisa hanya mengandalkan infrastruktur fisik. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu kemajuan daerah.

Menurutnya, pendidikan pascasarjana kini bukan sekadar simbol prestise, melainkan kebutuhan strategis, khususnya bagi aparatur sipil negara dan tenaga profesional.

“Melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3 adalah investasi jangka panjang. Ini penting untuk meningkatkan kemampuan analisis dalam menyelesaikan persoalan publik, melahirkan inovasi daerah, serta mendukung pengembangan karier ASN ke posisi strategis,” jelasnya.

Program ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan tinggi di Kepulauan Meranti. Seluruh proses perkuliahan akan dilaksanakan di daerah, sehingga peserta tidak perlu lagi menempuh pendidikan ke luar, seperti ke Tanjungpinang.

Direktur Pascasarjana UMRAH Prof Dr. Rumzi Samin, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas SDM di daerah, terutama dalam mendukung kebutuhan tenaga profesional di lingkungan pemerintahan.

Dukungan juga datang dari tokoh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik. Ia mendorong generasi muda dan ASN untuk memanfaatkan peluang tersebut sebagai jalan meningkatkan kualitas diri.

“Kesempatan ini jangan disia-siakan. Pendidikan tinggi adalah kunci kemajuan daerah. Kami optimistis kerja sama ini akan membawa dampak besar bagi masa depan Meranti,” ujarnya.

Ia juga menilai sinergi antara STKIP Meranti dan UMRAH berpotensi membuka jalan bagi lahirnya institusi pendidikan tinggi yang lebih besar di Kepulauan Meranti di masa mendatang.

Di sisi lain, komitmen pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan turut diperkuat melalui peningkatan anggaran beasiswa. Pada 2025, alokasi beasiswa mencapai sekitar Rp1,5 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,2 miliar.

Namun demikian, Bupati Asmar menegaskan bahwa pemberian beasiswa tetap mengacu pada persyaratan yang berlaku.

“Kami berharap program ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kinerja aparatur dan pelayanan publik, serta mewujudkan masyarakat Meranti yang cerdas, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email

Share artikel ini