REKAMJEJAKPOST.COM JAKARTA – Isu perombakan susunan Kabinet Merah Putih kembali menghangat dan memicu tanda tanya publik. Spekulasi liar ini mencuat setelah Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, memberikan tanggapan penuh teka-teki terkait wacana tersebut di Istana Merdeka, Selasa (7/4/2026). Bukannya membantah dengan tegas, ia justru membiarkan rumor tersebut tetap bergulir.
Saat dikonfirmasi mengenai potensi penyegaran menteri dalam waktu dekat, ia hanya meminta masyarakat bersabar menunggu kepastian resmi langsung dari Kepala Negara.
“Tunggu aja. Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” ucap Teddy singkat.
Pernyataan ini seolah memberikan sinyal berbeda dibandingkan kondisi bulan lalu saat isu serupa sempat berembus kencang menjelang hari raya Idulfitri. Kala itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, tampil ke publik untuk memastikan tidak ada agenda pergantian menteri oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Enggak ada reshuffle, enggak ada. Kita menjelang bulan suci Ramadan, menjelang Lebaran kan, sebagaimana yang tadi baru saja diumumkan,” urai Prasetyo saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Meski sempat ditepis, bayang-bayang evaluasi kabinet sejatinya tidak pernah benar-benar redup. Presiden Prabowo jauh hari sudah memberikan peringatan keras bahwa dirinya tidak akan ragu mengambil langkah korektif terhadap anak buahnya yang tidak menunjukkan performa optimal. Ketegasan ini pernah disampaikannya secara terbuka saat berorasi di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Oktober tahun lalu.
“Anak buah saya hebat-hebat ya, kalau ada satu dua nakal, saya peringati. Satu kali peringatan masih, masih nakal, masih enggak mau dengar. Dua kali peringatan, tiga kali apa boleh buat reshuffle. Harus diganti,” tegas Prabowo.












