Jumat, 12 Juni 2026 | 05:58
Beranda Daerah Tanjung Sari Cup Jadi Ajang Adu Gengsi, 64 Tim Turun Bertarung

Tanjung Sari Cup Jadi Ajang Adu Gengsi, 64 Tim Turun Bertarung

18
Share artikel ini

REKAMJEJAKPOST.COM SELATPANJANG – Lapangan sepak bola Desa Tanjung Sari tak lagi sekadar ruang bermain. Sejak Minggu (5/4/2026), tempat itu berubah menjadi arena pertarungan sengit setelah 64 tim dari berbagai daerah turun bersaing dalam Open Turnamen Tanjung Sari Cup.

Sejak peluit awal ditiup, atmosfer langsung terasa berbeda. Tribun dipadati penonton, sementara di lapangan para pemain tampil tanpa kompromi. Turnamen ini bukan sekadar hiburan, tapi juga ajang pembuktian siapa yang benar-benar layak jadi yang terbaik.

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar yang diwakili Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Saiful Bakhri, menilai turnamen seperti ini menjadi ruang penting bagi lahirnya talenta baru.

“Turnamen ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga sepak bola di Kepulauan Meranti. Kami berharap ajang ini dapat melahirkan bibit-bibit pemain sepak bola yang berprestasi,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Tanjung Sari Cup juga menjadi ruang pelampiasan energi anak muda. Di tengah minimnya wadah, turnamen ini hadir sebagai panggung terbuka bagi pemain lokal untuk menunjukkan kualitasnya bahkan mencuri perhatian.

“Semoga turnamen ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Kepada para peserta, selamat bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tambahnya.

Selama 40 hari ke depan, intensitas pertandingan dipastikan terus meningkat. Dengan total hadiah puluhan juta rupiah, setiap laga akan menjadi pertaruhan. Juara pertama membawa pulang Rp20 juta, disusul Rp10 juta untuk posisi kedua, Rp7 juta untuk juara ketiga, dan Rp4 juta bagi peringkat keempat.

Ketua pelaksana, Darismi, menyebut turnamen ini lahir dari inisiatif bersama, bukan sekadar agenda rutin.

“Terima kasih kepada seluruh pihak, baik pemerintah desa maupun masyarakat Desa Tanjung Sari yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Tanjung Sari, Zulkarnain. Ia menegaskan bahwa turnamen ini berdiri dari kekuatan gotong royong dan dukungan masyarakat.

“Semoga turnamen ini dapat berjalan lancar dan sukses. Terima kasih kepada semua pihak atas kontribusinya,” ujarnya.

Pembukaan ditandai dengan penyerahan piala bergilir dan tendangan pertama namun yang lebih penting, itu menjadi awal dari puluhan pertandingan keras yang akan tersaji.

Sejumlah tokoh daerah turut menyaksikan langsung, di antaranya anggota DPRD Kepulauan Meranti dari Fraksi Golkar H. Hatta dan Fraksi PDI Perjuangan Atan Ismail, Camat Tebingtinggi Timur Mazlin, serta unsur pimpinan kecamatan lainnya.

Dengan jumlah peserta yang besar dan atmosfer yang sudah memanas sejak hari pertama, Tanjung Sari Cup menjelma lebih dari sekadar turnamen desa. Ini adalah panggung rivalitas, tempat harga diri dipertaruhkan, dan mungkin saja awal lahirnya bintang sepak bola dari Kepulauan Meranti.

Print Friendly, PDF & Email

Share artikel ini